eituze

Ayat Ayat Cinta -sebuah perenungan-

Posted on: March 17, 2008

Ayat2 CintaAyat2 Cinta - novelAyat Ayat Cinta diangkat dr sebuah novel berjudul sama karya Habiburrahman El-Shirazy. Film ini mengisahkan ttg seorang pemuda Indonesia bernama Fahri yg menuntut ilmu di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir dengan segala intrik yg terjadi pada hidup-nya. Hingga pada akhir-nya membuat-nya memiliki byk cinta dr wanita2 disekeliling-nya. Film ini sedikit banyak mengingatkan kita akan crt mengenai Nabi Yusuf, AS. Dimana nabi tsb memiliki ketampanan yang membuat byk wanita ingin memiliki-nya.

Tp aq g akan bercerita byk ttg isi dr film ini yang ternyata byk memiliki perbedaan dgn versi novel-nya (susah mungkin yach merangkum 313 halaman buku mjd sebuah film berdurasi 150 menit), aq hanya ingin menggarisbawahi beberapa hal cukup menyentuh selama melihat film ini.

 Setelah byk diputar di bioskop2 di Indonesia, aq dan ade-q jg ikut2-an ketularan virus AAC ini. Animo masyarakat thd film ini sngat-lah dasyat, terbukti semua studio selalu penuh dgn penonton yg ingin melihat-nya (pdhal 2 dr 4 studio itu telah memutar AAC sbg film utama-nya). Hingga sampailah pada saat bajakan dr film itu sampai di tangan kami, antara rasa penasaran yg sangat besar hingga ketidaksabaran kami untuk menonton-nya (malaz mengantri tiket dan belum tentu dapat), akhir-nya kami b’2 menonton versi bajakan-nya (spt kta ryan di blog-nya beda2 tipis-lah antara untung dkit dgn rugi dkit – sama2 dkit mksud-nya :P).

Ade-q yg sebelum-nya telah membaca novel-nya protes sepanjang jalan crt film, ada yg g sama lah, ada yg dipersingkat kejadian-nya-lah sampai ekspresi wajah dr para pemain-nya jg d’kritik krn tdk mencerminkan ekspresi sesungguh-nya. Tp aq salut dgn Hanung Bramantyo bahwa dy sanggup meng-interpretasikan novel tsb mjd karya film yang cukup mewakili versi dr novel-nya.

Byk dr teman2 kantor yg bercerita bahwa scene ketika Aisha meminta Fahri untuk menikahi Maria ketika Maria sedang sekarat adl scene yg byk menguras air mata. Tp bagi aq bukan scene itu yg menyentuh. Air mata-q mengalir deras pada scene ketika Fahri (yg shock menerima surat dr Al Azhar bahwa dy dikeluarkan) disadarkan oleh teman satu sel-nya bahwa kejadian yg menimpa diri-nya adl ujian dr Allah SWT.

‘Bangun, Allah sedang berbicara dengan-mu Fahri’
‘Allah sedang mengingatkan-mu untuk tdk sombong’
‘Apa salah saya pada Allah ?’
‘Istiqfar Indonesia, ingat-lah siapa dirimu’
‘Tidak-kan kau sombong ? kau merasa paling benar ? merasa paling suci ?’
‘Kau ingat crt ttg Yusuf AS yg difitnah oleh Zulaeha, sehingga dy dipenjara ? Apakah Yusuf berontak ? Tdk Fahri.. Yusuf tau Allah sedang berbicara pada-nya.. Kau mau tau apa yg dikatakan yusuf ? Dy berkata ~Ya Allah jika kehidupan penjara lebih berarti bagiku drpada dunia luar, maka aq lebih memilih tinggal di penjara tp dekat dengan-mu, drpada aq hidup bersama manusia pendusta~’
(QS Yuusuf 12: 33)

‘Allah sedang berbicara padamu ttg SABAR dan IKLASH.. Sabar dan Iklash.. Itu ISLAM Fahri..
“Astagfirullah…………..’ -ucap Fahri dgn air mata yg bercucuran-

Gilaa sepenggal dialog ituw bkin aq nangis, 3 kali foward and replay scene itu tetep aja bkin aq nangis entah mengapa. Mungkin krn hal itu mank ‘kena’ bgt di aq. Susah and berat bgt untuk bs Iklash dan Sabar di dunia ini. kebanyakan orang akan marah lebih parah lagi akan mengutuk (astagfirullah…….) Allah atas bencana yg menimpa diri-nya. Iklash dimana termasuk didalam-nya Istiqaroh (berserah kepada Allah).

Scene berikut-nya yang cukup menyentuh adl ketika Maria menyadari bahwa diri-nya benar2 sekarat dan tdk memiliki byk waktu lg, maka ia meminta agar Aisha memanggil Fahri, ketika Fahri datang Maria dgn suara lirih meminta maaf kepada kedua-nya dan meminta Fahri untuk mengajari-nya SHOLAT, dgn berlinang air mata Aisha dgn sabar membantu maria untuk tayamun dan sholat. Pada saat sholat itulah akhir-nya Maria menghembuskan nafas terakhir-nya. Pada versi novel-nya Maria menghembuskan nafas-nya ketika mengucapkan SYAHADATAIN dimana Fahri serta Aisha menyadari bahwa Maria tdk memiliki byk waktu lg. Perbedaan tsb tdk bgtu signifikan terlihat. Tp bagaimana-pun jg melihat seseorang bgtu mencintai ISLAM spt itu benar2 membuat-q tersadar, aq belum mjd islam sepenuh-nya. Butuh byk pembelajaran untuk menjadi seorang muslim sejati serta bs memaknai apa arti ISLAM sesungguh-nya.

Film Ayat Ayat Cinta mrpk salah satu media dakwah bagi siapa saja yg ingin mengerti apa itu ISLAM. Bahwa islam itu indah dan byk mengajarkan ttg kebaikan dan arti ttg hidup.

Baidewei, aq dengar klo AAC akan dibuat extended-nya. Seperti Eifel I’m Love yg dibuat dlm 2 versi (original dan extended), dimana versi extended adalah versi yg utuh tanpa melalui prosess editing. kita tunggu aja versi tsb diputar di bioskop2. And maybe I would see those whole credit extended version in cinema, coz we should appreciated the hardwork of those pipol are we ? Good job, guys…

download
Novel Ayat Ayat Cinta

9 Responses to "Ayat Ayat Cinta -sebuah perenungan-"

setuju.. gue juga kena banget dgn nih pilem.. sampe ga berani mau nyetel ulang pilemnya… takut mewek lagi.. ehekeke

@ Uzan : “sampe ga berani mau nyetel ulang pilemnya” >>>>> Ketauan kalo liat yg bajakan.. :))

*kaburrrr sblm dilempar UPS*

Dinda Arniest

Kebetulan aq juga udah lihat bajakanya, malu-maluin bgt yaa lihat film bajakan, heee…eee,habisnya gak ada temen buat nonton(ditinggal Rudi ke Semarang),

Tapi yang harus digaris bawahi film Ayat-Ayat Cinta yg di bisokop itu sebenarnya jelek, alurnya gak jelas terlalu mengekspos kisah cinta, padahal dalam Novelnya Bagus buangettt disana diceritakan Fahri yang membiayai hidupnya dengan jualan tempe, Fahri dan Aisyah yang sama-sama mempunyai lembaran kertas panjang yang berisi Peta Hidup yang akan dilalui DLL..

Jadi kl belum membaca Novelnya belum bisa dibilang dia tahu tentang AAC. Heeee..

Kanda,
T-J

SETUJU..
Makane aku belon nonton pelemnya..
Abis bukunya belon baca nih..
Terus di update ya,,,,

[…] tdk ada arti-nya tanpa rasa keadilan. Cukup bagi dy belum tentu cukup bagi sebagian org. Spt Fahri (ACC) yg mengajarkan pada qta ‘Iklash-lah untuk tau adil itu seperti apa dan bagaimana […]

mbaa…
nie 15 Fakta Ayat-ayat Cinta..
versi film-nya siee..
check atu-atu yeeeee..😉

#1. Pada awalnya tokoh Aisha akan diperankan oleh Carissa Putri, sementara tokoh Maria buat Rianti Cartwright. Pertukaran peran itu terjadi 10 menit sebelum jumpa pers bakal pembuatan film AAC.

Rianti dan Carissa perlu menunggu keputusan itu dengan penuh tanda tanya, karena yang terpilih sebagai Aisha akan tampil berjilbab dan bercadar di depan wartawan. Rianti terpilih. Alasannya? Salah satu sebabnya, karena mata VJ MTV ini dianggap lebih “berbicara”.

#2. Proses casting pemain memakan waktu lima bulan. Untuk peran Aisha dan Maria semula akan dipakai wanita asli Mesir, tapi tak ada yang pas. Ketika beralih ke wanita dari Indonesia, nama Nadine Chandrawinata sempat masuk nominasi, tapi juga batal.

#3. Sedangkan peran Fahri sempat dicari lewat pesantren-pesantren, tapi tak jua menuai hasil. Fedy Nuril akhirnya terpilih menjadi Fahri lantaran bersikap apa adanya dan mau belajar. Tak seperti kandidat aktor lainnya yang berusaha tampil “sesuci” tokoh Fahri saat di-casting.

#4. Awalnya AAC akan banyak dialog berbahasa Arab. Dengan pertimbangan komersial, skenario awal dirombak kembali. Kru pun beberapa kali bongkar pasang.

#5. Syuting AAC kerap dirundung kendala, atau tepatnya cobaan. Seperti pernah ketika syuting akan berlangsung, Rianti yang masih berwarganegara Inggris harus pergi dahulu ke Singapura untuk memperpanjang masa tinggalnya di Indonesia. Akibatnya, jadwal syuting jadi mundur.

#6. Hanung Bramantyo sendiri sempat dibuat menangis saat dibenturkan dengan banyaknya hambatan. Salah satunya saat gagal berangkat ke Kairo, padahal mereka sudah bersiap-siap di Bandara Soekarno-Hatta.

#7. Saat hampir patah semangat menghadapi berbagai kendala, Hanung selalu ingat pesan ayahnya, “Wong lanang kuwi kudu mrantasi (lelaki itu harus menyelesaikan segala persoalan)”. Juga pesan ibunya agar membuat film agama. Hikmahnya, Hanung merasa senang setiap berhasil memecahkan persoalan yang menghadang.

#8. Syuting paling berat menurut Hanung adalah saat adegan sidang Fahri. Gereja Imanuel Jakarta diset sebagai ruang pengadilan. Ini salah satu scene dengan jumlah pemain paling banyak. Semua pemain utama kumpul menjadi satu. Penata kostum, penata make up kewalahan menghadapi banyaknya pemain. Banyak pemain memakai jilbab dan bercadar.

#9. Karena tak bisa syuting di Kairo, AAC syuting di India (Jodhpur), Jakarta dan Semarang. Beberapa tempat di Jakarta dan Semarang pun disulap seperti di Kairo. Seperti perpustakaan dan ruang talaqi Masjid Al Azhar dibuat di Gedung Cipta Niaga, Jakarta Kota. Flat Fahri, flat Maria dan Pasar El Khalili dibuat di Kota Lama dan Gedung Lawang Sewu, Semarang. Sementara ruang sidang pengadilan Fahri diset di Gereja Imanuel, Jakarta.

#10. Saat “menciptakan” pasar di El Giza di Kota Lama, Semarang, kru AAC “meminjam” unta dari Kebun Binatang Gembiraloka, Jogjakarta. Penduduk Kota Lama dibikin heboh dengan munculnya unta secara tiba-tiba.

#11. Kala syuting di India, tim AAC harus menjalani jalan darat yang melelahkan. Mereka sempat naik bus dari Bombay-Jodhpur berjarak sekitar 850 km. Fedi Nuril yang biasanya diam saja sampai protes. Akibatnya, mereka kehilangan tenaga dan waktu yang sebetulnya bisa digunakan untuk syuting.

#12. Ketika syuting di padang pasir, tim AAC harus mendaki gunung pasir dengan berjalan kaki. Unta digunakan untuk mengangkat kamera dan perlengkapannya. Kaki-kaki mereka terasa sakit tertusuk tanaman duri. Bibir banyak yang pecah karena panas matahari. Hanung mengatakan, mereka mirip kafilah-kafilah yang kehausan di tengah Gurun Sahara.

#14. Setelah syuting selesai, AAC masih menemui masalah. Ketika AAC akan diperbanyak, hasilnya scratch. Lab film di Jakarta tak bisa memperbaiki. Padahal tenggat tayang di bioskop sudah dekat. Setelah dibawa ke Bangkok, persoalan scratch teratasi. Persoalan lain muncul, saat 70 copy AAC tak boleh dibawa semuanya ke Jakarta dengan pesawat terbang. Jadilah seorang kru stay sehari di Bangkok untuk mengirim 60 copy via kargo.

#15. Karena berbagai persoalan, AAC yang diperkirakan diproses dalam tempo setengah tahun akhirnya selesai 1,5 tahun.

kalo yg ini news ajiaa.. 🙂

SUNGAI GANGGA JADI SUNGAI NIL

Semula AAC bakal syuting di Kairo, Mesir. Tapi, karena terkendala biaya dan perizinan, keinginan ideal itu tak terwujud. Adalah Allan Sebastian, Art Director AAC, yang punya tugas “memindahkan” Kairo ke tempat lain. Untunglah, Allan sempat melakukan riset ke Kairo, walaupun hanya empat hari. “Itu waktu yang sangat singkat untuk melakukan riset,” ucap Allan. Untuk resferensi lain Allan banyak membaca buku tentang Timur Tengah, menonton film-film Mesir, dan mempelajari bagaimana orang-orang Mesir berintraksi.
Berbekal pengetahuannya itu Allan memilih daerah Lawang Sewu dan Kota Lama, Semarang untuk menerjemahkan sebagian Kairo di AAC. Menurut Allan, arsitektur bangunan di Mesir nyaris sama dengan bangunan-bangunan tua di Semarang. Allan dan timnya hanya perlu menset ulang interior bangunan, seperti pintu-pintu dan jendela.
“Ornamen dan teksturnya nyontek habis seperti apa yang ada di Mesir. Tekstur di Semarang itu halus, kalau di Mesir kasar. Makanya, semua tembok bangunan tersebut saya bikin seolah-olah kasar. Semua main efek,” kata Allan yang perlu menset 20 bangunan di Lawang Sewu dan Kota Lama.
Untuk itu, Allan membutuhkan 8 truk untuk mengangkut properti yang dipesan langsung dari Jepara. Selain itu, untuk mendapatkan nuansa Timur Tengah, Allan perlu mendatangkan unta dan ratusan orang berwajah Arab. Orang-orang keturunan Arab itu pun harus di-brief lagi karena masih beraksen Jawa.
Sementara salah satu tempat di Jakarta yang dijadikan sebagai areal syuting adalah Gereja Imanuel. Allan menilai bangunan pengadilan di Mesir memiliki arsitektur dan testur yang mirip dengan Gereja Imanuel. Di gereja itu Allan juga menghadirkan “penjara” 2M x 4M yang bisa memuat 8-10 orang.
Tempat syuting lain adalah di Jodphur, India. Di sini syuting banyak diluar ruangan, seperti gurun pasir, eksterior masjid dan Sungai Gangga. Sungai Gangga inilah pengganti Sungai Nil di Mesir.

*dari berbagai sumber

woaa mkaseeeh yach cay !!
niat bgt bkin impress niy pelem walo nyela2 jg wktu nonton..
anywei.. thx -niez-😉

@ Uzan : “sampe ga berani mau nyetel ulang pilemnya” >>>>>
yee dah besar nangisannn!!!

@T J:Fahri yang membiayai hidupnya dengan jualan tempe,
salah besarrr!!!kl yg jualan tempe itu namanya
Abdullah Khoirul Azzam,pemeran utama novel Ketika Cinta Bertasbih karangan habiburrahman juga n settingnya jg di mesir. baca aac/kcb nich?

hmm kang TJ, ketuker yach actor cwo-nya ??? -niez-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

eituze is..

a humble note of an ordinary girls who believe that everything must have a beginning and the end justifies the means..


it's all bout' what I saw, what I heard, and what I knew bout' the truth... and it's all out there..

here's the story.. ...enjoy ur self...



XOXO,

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 84,790 X d'tengok-in...

Blogwalking

counter

See on Me

Me Completely

Click to view my Personality Profile page

VoiPers Gal’s

RSS all VoiP’er say’s

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Quote’s Of The Day

Don't look where you fall, but where you slipped...

~African Proverb

Visitor’s

Song Of The Day

No Air
Jordin Spark feat Chris Brown

Tell me how I’m supposed to breathe with no air? 

[Jordin] 
If I should die before I wake 
It's cause you took my breath away 
Losing you is like living in a world with no air, oh 

[Chris] 
I’m here alone, didn’t wanna leave 
My heart won’t move, it’s incomplete 
Wish there was a way that I can make you understand 

[Jordin] 
But how 
Do you expect me, to live alone with just me? 
‘Cause my world revolves around you 
It’s so hard for me to breathe 

[Chorus-Both] 
Tell me how I’m supposed to breathe with no air? 
Can’t live, can’t breathe with no air 
That’s how I feel whenever you ain’t there 
There’s no air, no air 
Got me out here in the water so deep 
Tell me how you gon be without me? 
If you ain’t here, I just can’t breathe 
There’s no air, no air 
No air air, No air air 
No air air, No air air 

[Chris] 
I walked, I ran, I jumped, I flew, 
Right off the ground to flow to you 
There’s no gravity to hold me down, for real 

[Jordin] 
But somehow I’m still alive inside 
You took my breath but I survived 
I don’t know how but I don’t even care 

[Both] 
So how do you expect me, to live alone with just me? 
‘Cause my world revolves around you 
It’s so hard for me to breathe 

[Chorus-Both] 
Tell me how I’m supposed to breathe with no air? 
Can’t live, can’t breathe with no air 
That’s how I feel whenever you ain’t there 
There’s no air, no air 
Got me out here in the water so deep 
Tell me how you gon be without me? 
If you ain’t here I just can’t breathe 
There’s no air, no air 
No air air, No air air 
No air air, No air air 

No more 

No air 

Baby 

There's no air, no air 

Hey, oOoOo 

Oooooooooooooh 

[Chorus-Both] 
Tell me how I’m supposed to breathe with no air? 
Can’t live, can’t breathe with no air 
That’s how I feel whenever you ain’t there 
There’s no air, no air 
Got me out here in the water so deep 
Tell me how you gon be without me? 
If you ain’t here I just can’t breathe 
There’s no air, no air 
[Jordin] 
(Do you expect me, to live alone with just me 
Cause my world revolves around you, It's so hard for me to breathe) 

[Both] 
Tell me how I'm supposed to breath with no air? 
Can't live, can't breathe with no air 
That's how I feel whenever you ain't there 
There's no air, no air 

[Outro-Both] 
Got me out here in the water so deep 

Tell me how you gonna be without me? 

If you ain’t here I just can’t breathe 

There’s no air, no air 
No air air, No air air 
No air air, 

No air  




Song lyricsNo Air lyrics
%d bloggers like this: