Posted by: niez on: April 5, 2008
Istirahat siang td iseng2 saya baca koran d’center. Saya cukup tertarik dgn berita ttg seorang anak (cerdas bagi saya) bernama ‘Ahmad Legal Civiandi‘ yg berpetualang layak-nya ‘HOME ALONE 2′. Tp bukan spt kevin yg berlarian dikejar-kejar oleh bandit yg ingin merampok sebuah toko, tp si vian ini benar2 berpetualang layak-nya anak kecil tp memiliki alur pikir org dewasa. Dr cara dy bersosialisasi (bertanya kpd satpam sebuah mall d’jakarta untuk menukarkan uang dollar yg ia miliki, kmd memberikan USD500 sbg uang lelah)
sampai dgn cara dy menikmati kesenangan anak kecil (beli ps, mp3, handphone dgn uang yg dy miliki) menunjukkan bahwa dy mempunyai pola pikir yg tdk sama dgn ank seusia-nya..
Petualangan vian dimulai ketika dy ngambek dgn ma2-nya krn disuruh blajar. Krn kesal kabur-lah dy dr rumah. And faboluos moment is ketika vian ’scr sadar’ mengambil uang ayah-nya sebesar USD10.000 (dgn asumsi 1dolar skr adl Rp 9300,-)
(akan byk icon spt ituw d’sni) dr tas kerja ayah-nya, kmd dgn berbekal uang tsb petualangan dy-pun dimulai. Dari berpikir bahwa dollar tdk bs dipakai berbelanja d’Indonesia jd harus di tukarkan dlm nilai rupiah, lalu mempunyai ide untuk kabur dgn menaiki bajaj ketika akan d’antar pulang oleh seorang satpam tp berdalih ingin ke sekolah, sampai dgn menginap d’sebuah hotel berbintang menggunakan uang tsb. Tp akhir-nya pertualangan-nya (selama 4 hari) berakhir ketika dy mulai merindukan rumah dan pulang. Dan sisa uang yg tersisa d’saku-nya adalah sebesar USD500.
Dari kasus vian, ank dgn kecerdasan semacam itu (dgn IQ 130), mudah saja bagi-nya untuk memikirkan scenario petualangan-nya. Tp yg membuat saya cukup kagum adalah raut muka si vian yg tdk menunjukkan rasa penyesalan setelah melakukan semua itu. Apakah dy tdk tau bahwa hal tsb salah ? (menghawatirkan kedua orang tua-nya dan byk org), Apakah dy mengganggap hal tsb biasa ? (bagian dr petualangan yg dy idamkan) Apakah dy tdk tau menghabiskan uang sebesar itu adalah suatu pemborosan?
(huck huck
btuh kerja brp taon untuk bs dpet uang sebanyak itu ???) . Terlepas dr salah tdk-nya ank tsb, orang tua vian jg turut andil membentuk watak serta sifat yg tertanam pada vian. Sehingga vian mjd anak yg bs bertindak semau-nya.
Kejadian semacam itu cukup menjadi pembelajaran bagi orang tua d’mana-pun juga. Sampai pa2 ma2-q pun berkomentar ‘Wah ma2 kurung d’kamar mandee dech klo punya ank kya gt’
-hehehe mpe inget tragedi klo aq nakal dlu d’kurung d’kamar mandi seharian, hiiiii-. Kurang-nya perhatian dan kasih sayang yg tercurah pada anak membuat ank tsb melegalkan segala cara memberontak untuk mencari perhatian dr pihak orang tua. Pola hubungan yg balance antara anak serta orang-tua jg perlu mendapat perhatian lebih dimana orang tua perlu tau apa yg mjd kebutuhan (bukan hanya dr segi material tp jg spiritual) dr seorang anak. ‘jadee byk blajar klo nanti jd orang tua niy’
inget masa masa sekolah dulu…
dah dikasih jatah msh juga
ngabisin duit SPP ![]()
wajarlah anak masa kini pola pikirnya lbh creatif bkn pusing ortu
hmm moga2 klo punya ank nurut2 ya piee ma qta… -niez-
![]()
April 6, 2008 at 10:19 am
ntar paling anakmu kayak gitu niez
)